Sunday, July 14, 2013

Dapoer Bistik Solo


Assalamualaikum

Siang hari pas puasa posting tentang makanan boleh kan? Hehe
Awalnya karena penasaran dengan Dapoer Bistik ini, meluncurlah kami kesana. Sudah lama sih, mungkin setahunan lalu hahaha. Di resto ini terdapat berbagai olahan bistik dari iga bakar, bistik lidah, kerang ijo, dan lainnya. Karena lama nggak kesana saya lupa deh menu-menunya. Sekitar tahun lalu harga berkisar 20ribuan. Yang saya ingat Cuma satu, rasanya enaaakkkkk.





Jadi postingan ini dibuat karena melihat foto di bawah dan sepertinya si iga lagi manggil-manggil saya :p
Kalau mau nyobain alamatnya di Jl Kebangkitan Nasional Penumping 62 Solo (Barat Stadion Sriwedari).

Wassalamualaikum.


Monday, July 8, 2013

April 2013 : Jogjakarta


Assalamualaikum.
Postingan kali ini akan saya isi cerita ke Jogja Bulan April lalu. Mak etek (om) saya dari Padang datang bulan itu dan karena itu kedatangan pertamanya ke Solo dan entah kapan lagi bisa ke sini jadi kami sekeluarga memutuskan untuk pergi ke tempat wisata yaitu Pantai Indrayanti dan Candi Prambanan.

Alasannya, karena pengen saja hahaha. Serius. Alasan lain karena katanya Pantai Indrayanti bagus banget. Well, off we go.

Kami berangkat sekitar jam 7 pagi, menempuh perjalanan hampir 3 jam. And lucky me, just 5 minutes before we really arrived at the beach, I vomit.
Dan perkiraan saya karena belum sarapan pagi hari. Euuu




Sampai di pantai kami makan. Ibu yang nyiapin semua makanannya. Tapi ya tetep walau belum makan nasi di sana nggak mau banyak makan. Ada nggak sih orang yang kayak saya? nggak suka makan kalau lagi di perjalanan atau bepergian gitu. Rasanya nggak mau masuk saja. Tapi demi lancarnya perjalanan ini saya harus makan walau sedikit \m/



Setelah makan saatnya jalan-jalan, dari ujung pantai ke ujung pantai tanpa tersentuh air pantai sedikitpun. And lucky me again, pantainya lagi pasang. Jadi ya gitu deh. pemandangannya tidak seperti yang diharapkan hehe.
Tapi kalau mau lihat pemandangan pantai dari atas ada juga jalan menuju bukit kecil. Tapi karena saya lagi nggak mood (karena vomit tadi) jadi saya tiduran di tikar saja. Kakak dan suaminya yang pergi. Dan ternyata tiduran di pinggir pantai itu nikmatnya makin berlipat-lipat. Diiringi suara syahdu ombak dan angin pantai yang sepoi-sepoi.





Puas di pantai kami melanjutkan perjalanan ke Candi Prambanan setelah mampir ke Masjid terlebih dahulu.
Lucky me (again), I vomit (again).



Sebelum masuk kawasan Candi kami diberi kain batik yang harus dipakai. Dan rasanya keren juga ya :D


Karena kondisi badan tidak 100% saya jadi malas memasuki semua candi. Selesai masuk satu candi dan naik ke atas, foto-foto, leyeh-leyeh, pulang. Padahal di sini ada persewaan sepeda juga kalau mau keliling naik sepeda.







Bakalan lebih bagus lagi kalau mudeng cerita di relief-relief ini


Ibu <3 span="">



Me, candid by my sister



Di Jalan keluar Candi melewati museum ini, kebun binatang mini, dan pasar oleh-oleh.




Pulangnya mampir dulu ke Sop Pak Min Ragil di Klaten yang terkenal itu. Dan karena saya lagi malas maem, porsi saya dibungkus saja. And it did taste good.
Di akhir post, saya mau mengucapkan selamat berpuasa buat teman-teman semua. Mohon maaf lahir batin. Semoga kita dapat memaksimalkan ibadah di bulan ramadhan tahun ini :)

Wassalamualaikum.




Sunday, April 28, 2013

Saya dan Musik



Assalamualaikum.
 
Dari judulnya kayak mau ceritain perjalanan karir musik saya ya. Hahaha
Iya juga sih, perjalanan saya bersama musik lebih tepatnya. Dari kecil juga kemana-mana terdengar musik, dari nonton tv, sampai kalau lagi di supermarket. Musik kayaknya udah melekat banget sama hidup manusia. Pas masih kecil suka dibeliin lagu anak, SMP mulai beli kaset boyband2 hahaha. Oh Nsync, miss ya.... :D Bahkan dulu kalau mau tidur saya memutar beberapa lagu di hp sebagai pengiring tidur.

Lalu suatu ketika takdir menuntun saya (halah) untuk baca twit (atau mendengar tausiyah *lupa mode on) Aa Gym. Yang intinya kalau mau tidur nggak usahlah pakai musik pengantar dulu. Gimana kalau itu jadi malam terakhir kamu. Kira-kira gitulah... Sejak itu, nggak lagi pakai musik sebagai pengantar tidur. Musik yang di hp pun banyak yang saya hapus.

Hal ini berlanjut ketika melihat folder ‘musik’ di laptop yang ternyata berisi hampir 2000 lagu. Dari lagu indonseia, barat, korea, jepang, religi semua ada. Melihat itu saya menghapus hampir 300 lagu yang menurut saya jarang atau bahkan nggak pernah dimainkan. Lalu lanjut menghapus lagi sampai 1500. Dan sekarang tinggal (masih) 900 sekian lagu. Yuk mari kapan2 disortir lagi.
Lagu-lagu yang ada di laptop sekarang memang jarang saya putar. Kalau dulu mau online mau ngerjain tugas enaknya ada musik pengiring. Sekarang sih berinternet ria tanpa musik oke juga. Terlebih setelah mendengar tausiyah Aa Gym itu.

Alasan lebih dalamnya agar tidak kecanduan musik. Toh bukan satu hal yang bermanfaat juga.  Iya sih saya masih suka nonton acara musik di tv. Masih suka ikut nyanyi kalau ada lagu yang diputar di satu tempat. Masih suka denger musik juga. Tapi setidaknya mari mengurangi hal yang kurang bermanfaat bagi diri sendiri.

Wassalamualaikum.

Thanks for reading :)